Mau berbagi tulisan?
Kirim tulisan Anda via email ke: mamaarif_smd@yahoo.co.id
Insya Allah akan kami posting jika memang layak.

Welcome inMadrasah

Ini hanya sebuah blog, sebuah persembahan buat akademik, walaupun belum layak disebut suatu persembahan.
Paling tidak, sesuatu yang nyrempet-nyrempet dengan madrasah atau di madrasah, tertuang di sini. Dari sini pula muncul istilah inMadrasah.
Ada yang belum mengenal istilah madrasah?
Madrasah adalah sebuah istilah yang di Indonesia identik dengan lembaga sekolah. Lebih jauh baca Madrasah as School.
Apapun isi tulisan ini, mudah-mudahan menjadi sebuah persembahan.
Showing posts with label islam. Show all posts
Showing posts with label islam. Show all posts

Wednesday, October 1, 2008

Satu sisi takbiran di mesjid

Malam yg agung, malam yg semua orang di seluruh pelosok semua umat Islam mengagungkan asma Allah.

Malam ini sy bersama anak2 di mesjid, takbiran.

Dasar anak2, spt juga sy semasa kecil, bergurau bukan hal yg aneh.
Dika, seseorang yg ikut mempermainkan anak yg sedang tidur mengatakan: tidak jail bukan malam lebaran.
Tp memang itulah dunia anak2. Sehingga tidak ada kekacauan atau tawuran sbg akibat dari itu. Hanya saja, semua yg hadir termasuk pa ustadnya sempat tertawa ketika takbir tsb. Hanya sebatas itu.

Inilah salah satunya.

Sunday, July 27, 2008

Jamaah haji gel II ihram di tanah air

Seperti diketahui, jemaah haji Indonesia Gelombang I dari Indonesia menuju Medinah, sehingga tidak ada masalah dengan miqat, sebab mereka tinggal dulu di Medinah.

Adapun jemaah haji Gelombang II menggunakan jalur penerbangan ke Jeddah. Biasanya diberi kesempatan waktu 2 jam untuk kemudian menuju Mekkah. Berdasarkan pendapat Imam Ibnu Hajar yang kemudian menjadi fatwa MUI miqatnya langsung di Jeddah. Maka mereka mandi, ihram, niat, dan salat sunat ihram di Jeddah.

Menurut Kasubdit Bimbingan Jamaah Haji Depag RI pada acara informasi haji di TVRI kemarin, sekarang jemaah haji Gelombang II diharapkan menyiapkan pakaian ihram di tanah air. Sebab ketentuan baru dari Arab Saudi bahwa jeda jamaah haji di Jeddah hanya sekitar 35 menit.

Kalau begitu, maka mereka seyogyanya mandi dan mempergunakan ihram di bandara tanah air. Adapun niat ihram dilaksanakan pada saat pesawat mengumumkan bahwa posisi sudah sejajar dengan Yalamlam atau Qarnul Manazil.

Saturday, July 26, 2008

Disiplin haji dan larangan hp di alHaram

Ada empat disiplin yang perlu diperhatikan selama dalam pelaksanaan ibadah haji sebagaimana ditekankan oleh Departemen Agama, yaitu:

1. disiplin pengelompokan
    Pada dasarnya pelaksanaan ibadah haji dilakukan sendiri2, tidak berkelompok. Hanya saja, mengingat keberangkatan jemaah haji Indonesia dikelompokkan dalam kloter (satu kloter 455 orang) yang terbagi lagi menjadi 10 rombongan (masing-masing 4 regu dan setiap regu 11 atau 12 orang), diharapkan terjalin keutuhan dalam regu, rombongan, dan kloter. Maksudnya selama mungkin bisa utuh diupayakan utuh.

2. disiplin makan dan minum
    Secara kesehatan makanan dan minuman membantu kelancaran beribadah. Maka dianjurkan makan yang cukup kalori dan bergiji. Dan sesuai dengan iklim di arab saudi, minum yang banyak dan menyehatkan - air zamzam bisa menjadi solusi untuk itu.

3. disiplin ibadah
    Utamakan melaksanakan yang rukun dan wajib, baru kemudian yang sunah. Jangan sampai karena mengejar sunah, kita kedodoran melaksanakan yang rukun dan wajib, terlebih jika menjadikan tidak sah atau banyak dam yang harus dikeluarkan. Dan perlu diingat bahwa yang pokok dari ibadah haji adalah wukuf di arafah, al-haj 'arafah.

4. disiplin istirahat
    Istirahat secara teratur merupakan upaya untuk menjaga kondisi.

Menyoroti disiplin ibadah, pada dasarnya setiap perintah Allah harus dilaksanakan berdasar patokan yang telah digariskan dalam Quran dan Hadits. Hanya saja, fleksibilitas aturan naqli kadangkala dimanfaatkan untuk penerapan hak dan kebebasan masing2 orang. Ironisnya, hak dan kebebasan yang muncul kadang mengurangi (kalau tidak dikatakan mengganggu) kekhusuan beribadah.

MATIKAN HP KETIKA KHUTBAH DAN SHALAT. Slogan ini banyak kita temukan di mesjid2 yang biasa dipergunakan ibadah shalat Jumat. Dan slogan ini rupanya penting diterapkan dalam pelaksanaan ibadah haji, terlebih jumlah jemaah haji jutaan. Bukan hanya akan mengganggu kekhusuan beribadah bagi dirinya, bahkan bagi orang2 di sekelilingnya.

Anggota Majelis Syura Kerajaan Arab Saudi mengharap Pimpinan Dua Masjid Utama (Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah) untuk mempergunakan sistem yang bisa mencegah digunakannya telepon selular di dalam Masjidil Haram, baik saat tawaf ataupun saat melaksanakn salat. Mengutip informasihaji seperti ditulis dalam harian Arab News edisi Jumat 25/07/2008, �Jemaah harus diberi pelajaran bahwa mereka tidak boleh mempergunakan telepon selular mereka saat tawaf di sekitar Ka'bah.�

Sepertinya, tanpa usulan anggota Majelis Syura Kerajaan Arab Saudi pun, disiplin ibadah haji sangat tidak menghendaki penggunaan HP ketika beribadah shalat, tawaf, dan sai. Dan jika kemudian ada larangan membawa HP ke mesjid al-Haram, itu pertanda tidak sedikit jemaah haji yang melaksanakan ibadah haji hanya sebagai pelepas sebuah beban kewajiban. Padahal, seperti halnya melaksanakan shalat, beribadah haji pun merupakan kewajiban (man istatho'a) yang lillah. Bukan hanya karena Allah telah mewajibkan, sehingga neraka bagi yang meninggalkannya, tetapi karena kesadaran yang tumbuh sebagai hamba yang harus taat kepada-Nya.

Allah Maha Suci dan Maha Luhur, maka kesucian jasmani dan rohani serta keluhuran budi yang kita perlihatkan padanya

Tuesday, July 1, 2008

Pelunasan bpih (onh)

Ketika sosialisasi pertama penyelenggaraan ibadah haji, diinformasikan bahwa biaya perjalanan ibadah haji (bpih) atau dulunya ONH diharapkan telah lunas akhir bulan mei 2008. Bahkan di kedaulatan rakyat online diberitakan untuk daerah jawa timur (kalau tidak salah), pelunasan bpih bulan mei dengan waktu tenggang minggu pertama bulan juni, sehingga keterlambatan pelunasan pada saat itu akan mengakibatkan calon jamaah haji batal berangkat.

Mengingat kunci pelunasan bpih adalah kepres dan sampai akhir juni ini belum turun juga, maka belum dapat dipastikan kapan dan berapa bpih harus dilunasi. Bagi para calon jamaah haji Indonesia, hal ini tentunya tak menjadi masalah. Sebab, yang pertama dan utama mereka telah bulat niat akan melaksanakan rukun Islam kelima, yakni ibadah haji. Dan yang pasti, mereka telah memiliki nomor porsi, bahkan di antaranya tidak sedikit yang telah titip uang pelusan melalui tabungan haji di bank2 resmi yang ditunjuk.

Seperti registrasi nomor porsi, pelunasan bpih dilakukan di bank terkait. Adapun persyaratan pelunasan bpih (supaya tidak bolak-balik maksudnya), yaitu:

  1. buku tabungan haji
  2. bukti setoran pertama bpih (nomor porsi)
  3. pas photo 3x4 sebanyak 5 lembar (sesuai photo pada nomor porsi)
  4. materai senilai Rp6000,- sebanyak 2 lembar
  5. photo copy ktp 3 lembar

Selepas melakukan pelunasan bpih, langsung ke urusan haji kandepag masing-masing.

Semoga perjalanan ibadah haji tahun ini lancar dan sekembalinya ke tanah air nanti menjadi haji mabrur dan mabruroh. Amin

Tuesday, May 20, 2008

Kebangkitan Nasional bagi Ummat Islam

Hari ini tepat seabad kebangkitan nasional Indonesia, yakni masa bangkitnya semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Awal gerakan itu adalah berdirinya Boedi Oetomo, organisasi pemuda yang didirikan oleh Dr. Soetomo pada tanggal 20 Mei 1908. Hanya saja, koordinator Indonesia Satu Rr Berar Fathia (19/4) mengatakan, saya hari ini harus meluruskan sejarah kebangkitan nasional yang tidak diketahui publik bahwa penggagasnya adalah Kartini, bukan Boedi Oetomo dan bahwa Boedi Oetomo itu nasionalisme Jawa (http://www.kompas.com).


No comment atas pendapat Berar. Mudah-mudahan para pakar Sejarah senantiasa menggali sejarah selurus-lurusnyanya, sehingga kita lebih fokus pada melanjutkan perjuangan para pembangkit semangat ke-Indonesia-an.


Yang terpenting adalah menegakkan persatuan dan kesatuan, walaupun hal ini hanya merupakan satu bagian dari pilar kebangkitan nasional. Isu penegakkan kembali persatuan dan kesatuan menjadi moment penting di saat kita berlomba-lomba memunculkan kotak-kotak pengelompokkan umat berdasar ketidakpuasan.


Padahal Hadratusj-Sjaich, Hasyim Asy'ari, pendiri NU, dalam pidatonya di Muktamar NU ke-12 menyatakan:

Manusia harus bersatu agar tercipta kebaikan dan kesejahteraan dan agar terhindar kehancuran dan bahaya. Jadi kesamaan dan keserasian pendapat mengenai penyelesaian beberapa masalah adalah prasyarat terciptanya kemakmuran. Ini juga akan dapat mengokohkan rasa kasih sayang. Adanya persatuan dan kesatuan telah menghasilkan kebajikan dan keberhasilan. Persatuan juga telah mendorong kesejahteraan negara, peningkatan status rakyat, kemajuan dan kekuatan pemerintah, dan telah terbukti sebagai alat untuk mencapai kesempurnaan. Salah satu dari banyak tujuan persatuan adalah bersemainya kebajikan yang akan menjadi sebab terlaksananya berbagai ide.
Jadi memang kita harus mempertegak (atau menegakkan, atau ...) kembali persatuan dan kesatuan. Perpecahan sebesar apapun adalah sebab utama kelumpuhan, kemunduran dan kegagalan dalam setiap jaman, serta sebab kerusakan, kehancuran, dan aib yang besar.


Ayo bersatu!


Bagi kita umat Islam, menghadapi seabad kebangkitan nasional dengan isyu sentral persatuan dan kesatuan, perlu ditegaskan bahwa ajaran Islam tidak akan dapat berjalan dengan baik selama kepentingan masyarakat Islam terpecah-pecah. Kalau begitu, tujuan akhir politik Islam di Indonesia adalah pelaksanaan ajaran-ajaran Islam dalam segala aspek kehidupan, bukan hanya bibir saja. Dan Hasyim Asy'ari memberikan nasihatnya:

Kita masyarakat Islam Indonesia tidak ingin memperebutkan posisi kepemimpinan, kita hanya ingin mereka yang menduduki dan memegang kepemimpinan negeri ini melaksanakan ajaran Islam yang telah diperintahkan oleh Allah Yang Maha Suci dan Agung.


Inilah saatnya fajar kebangunan umat Islam bukan saatnya terpecah-pecah. Jangan jadikan ketidakpuasan sebagai sumber konplik atau perpecahan. Yang lebih parah, ketidakpuasan jadi pemicu melicinkan cara cari/curi duit dengan pura-pura menjadi pelopor pembangun umat untuk lebih takwa.

hit counters

home | education | ©2008 inmadrasah

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms